Jumat, 25 September 2015

FF - The Student Council Lecherous [Part.1]


Title : The Student Council Lecherous

Author : Kyupis (Piska)

Cast : Lee Liu Yeon , Cho Kyuhyun, Suzu Hagimura, Aria, and Other.

Disclaimers : Ini hasil kerja keras saya sendiri, dan terinspirasi dari sebuah Anime yang menurut saya punya genre Komedi abiss. Tadinya mau bikin genre Komedi, tapi takutnya malah Aneh dan gak lucu sama sekaliiii, makanya genrenya masih ngambang (__-__) alhasil jadinya begini deh hoho Kasih masukannya yaaaah plus tinggalkan juga jejaknyaaa..

=-Story_In_Begin-=

Langit bersinar sangat cerah. Gedung pencakar langit berjajar hampir membendungi kota ini. Kendaraan berlalu lalang dengan kebisingan yang sangat jelas terdengar, serta Stasion kereta yang mulai padat oleh sekumpulan manusia. Di sebuah rumah yang terlihat cukup elegan, dengan tumbuhan hijau yang menghiasi perkarangan rumahnya, terdengar suara teriakan seorang gadis yang terburu-buru.

“Kyuhyun oppa, cepatlah!!” teriaknya terburu-buru.

Ne” jawab seorang lelaki yang bernama Kyuhyun itu, ia tampak berjalan keluar rumah dengan perlahan. Menggunakan seragam sekolah serta membawa tas tentengan warna hitam, sesekali lelaki itu terlihat menguap.

Tak jauh kyuhyun melangkah, seorang gadis kecil berlari cepat keluar rumah    gadis itu adalah adiknya kyuhyun. Dengan rambut panjang yang di kuncir dua, serta menggunakan seragam sekolah juga tapi berbeda dengannya.

“Kyuhyun oppa..” panggilnya cepat.

Kyuhyun tidak berbalik,“Jangan khawatir-jangan khawatir..” dengan mengibas-ngibaskan tangannya seraya masih melangkah malas,“Stasiun ada disana.” Lanjutnya seraya menunjuk-nunjuk arah menuju stasiun.

Adiknya mendesah kesal,“Itu bukan masalah disini.”ucapnya berkacak pinggang.

***
Bunyi auman kereta menggema, dan hampir mendekati stasiun. Suara langkah sepatu kyuhyun terdengar berirama pelan. Ia berjalan menuju ke tempat penungguan kereta. Di stasiun itu, tampak sedikit orang yang menunggu juga. Tak berapa lama menunggu, kereta yang ditunggu akhirnya tiba. Kyuhyun hanya tersenyum .

“Lihat? Aku berhasil” gumam kyuhyun pada dirinya sendiri, ketika kereta itu berhenti tepat di depannya.

Tidak membutuhkan waktu lama,  pintu kereta itu akhirnya terbuka. Kyuhyun langsung terlonjak kaget, karena didalam kereta itu penuh dengan gadis-gadis yang menggunakan seragam sekolah yang sama dengannya. Terpaksa kyuhyun masuk ke dalam kereta itu, dengan sedikit berdesak-desakan. Kedua tangannya terangkat ke atas, karena takut dituduh melakukan pelecehan seksual di dalam kereta. Tasnya ia sandangkan di sebelah bahu kirinya. Ekspresi wajahnya begitu suram dan menyedihkan.

Tidak begitu lama, akhirnya kereta berhenti di stasiun yang dekat dengan sekolahnya. Segerumbulan gadis-gadis itu mulai berhamburan keluar kereta, hingga menyisakan beberapa orang -termasuk Kyuhyun. dengan secepat kilat, kyuhyun sedikit berlari dari dalam kereta untuk keluar.

Sekolah Tinggi Swasta Akademi Ousai

Di depan  gedung sekolah, ada 3 Dewan Mahasiswa yang sedang berdiri di bawah pohon cherry yang sedang mekar dan seperti sedang mengumumkan sesuatu.

“Sekolah Tinggi Swasta Akademi Ousai Aturan Nomor, SATU! Tidak ada rahasia. Laporkan semuanya!” teriak seorang gadis yang tak lain adalah ketua Dewan Mahasiswa di sekolah itu –ia bernama Lee Liu Yeon. Teriakannya diiringin suara pluit yang bersuara seperti jangkrik, dan diakhirnya kata ‘SATU’ yang berakhir dengan suara gendang rebana dua ketukan. Suara pluit itu ditiup oleh salah satu temannya, yang memiliki ukuran tubuh kecil dan pendek –ia bernama Suzu Hagimura . Sedangkan suara gendangnya dipukul oleh salah satu temannya juga yang memiki ukuran tubuh yang ideal dan senada dengan tingginya –tingginya sama dengan Liu, ia bernama Aria. Hanya mereka bertiga disana.

Tidak berapa lama, sekolah itu sudah mulai ramai dengan kedatangan siswa siswi yang sedang saling menyapa dengan siswi lain. Seperti mengucapkan ‘Selama Pagi’. Diantaranya terlihat Kyuhyun seorang diri berjalan menuju pintu gerbang sekolahnya.

“Tempat ini ramai dengan gadis-gadis.. Oh kalau begitu.. aku memutuskan untuk menghadiri sekolah ini karena dekat dengan rumah, tapi.. Tempat ini digunakan untuk menjadi sebuah sekolah anak perempuan.” Gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri seraya mengedarkan pandangannya kesekeliling.
Di depannya, tampak ada seorang gadis yang terlihat sedang memperhatikan setiap siswa yang berangsur masuk ke dalam gedung sekolah –siapa lagi kalau bukan Liu, sih ketua dewan Mahasiswa. Lalu mata Liu tertuju ke arah Kyuhyun.

“Yakk!” teriak Liu tegas.

Spontan Kyuhyun menghentikan langkahnya. Liu berteriak kembali,“Siswa laki-laki disana!” seraya menujuk-nunjuk ke arah Kyuhyun.

Kyuhyun sedikit melotot dan kebingungan. Disaat itu juga angin berhembus, membuat rambut panjang Liu ikut melayang-layang tertiup angin.

“Kau.. seorang mahasiswa baru, bukan ?” tanya Liu dengan suara sedikit pelan tapi masih terdengar oleh Kyuhyun.

“Ne.” jawab Kyuhyun sedikit menekuk bahunya.

Liu berjalan tegap menuju ke tempat Kyuhyun berdiri, sedangkan Kyuhyun hanya terngangah dan mengedip-ngedipkan kedua matanya. Daun-daun cherry berterbangan tertiup angin, membuat sekolah ini terlihat begitu indah.

Setelah cukup dekat ia melangkah, Liu langsung menampakkan wajah tegasnya dan berkata,“Kau tidak menggunakan seragammu dengan benar!” seraya menunjuk Kyuhyun dengan ekspresi marah.
Kyuhyun hanya terngangah kembali.

“Kencangkan dasimu dengan benar!” perintah Liu dengan kasar, “Ya Ampun. Itu benar-benar masalah bagiku ketika aku melihat siswa saat ini yang berpikir bahwa ini gaya kasar yang tampak keren. Ngomong-omong, Dasiku bagus dan ketat” lanjutnya dengan mengubah nada suaranya sedikit pelan, namun masih tersirat tegas.

Kyuhyun hanya mengeluarkan kata “Hah” , tapi cukup panjang.  Kyuhyun tidak mengerti sama sekali dengan semua perkataan Liu. Bingung ? itu pasti.

“Karena aku – Karena aku tidak –Karena aku tidak ingin orang” kata Liu sepotong-potong tapi suaranya cukup Keras dan Membuncah-buncah dan berkata kembali,“Karena aku tidak ingin orang mengiraku pelacur.” Ia mengatakan itu dengan muka datar Seraya memutar-mutarkan tubuhnya dan mendekap dadanya dengan satu tangan.

“Hah?yaa..” Kyuhyun sedikit berkeringat akibat bingung dengan Ketua Dewan sekolah ini.

“Kalau begitu,memakai seragam sekolahmu longgar dan itu melanggar peraturan sekolah.” Liu melibatkan kedua tangannya ke dada dan beridiri bak pemilik sekolah ini.

“Benar” kyuhyun terlihat loyoh dan berucap malas, hanya kata-kata singkat yang bisa ia jawab.
Liu melangkah lebih dekat lagi ke arah Kyuhyun dan berkata,“Aku akan merapihkannya untukmu.”
Lagi-lagi kyuhyun  berde’hah’. Sudah berapa kali ia terus begitu.

Tangan Liu mulai memegang dasi Kyuhyun,“Tapi secara bersamaan… aku akan memulai hukuman karena melanggar aturan sekolah” ucap Liu disela-sela ia menarik dasi Kyuhyun sampai mencekik leher lelaki itu. Kyuhyun seketika berteriak kencang. Ia terjatuh lemas sambil memegangi lehernya. Liu berkacak pinggang melihat Kyuhyun yang menarik napas dan mengeluarkannya secara cepat. Bagaimana tidak? Secara,  dasi itu mencekik lehernya dan menguras pernapasan dari tenggorokan Kyuhyun.

“Kita semua akan dapat menikmati suasana yang baik dalam kelas. Jika setiap siswa akan menghadiri mereka dengan berpakaian rapi.” Liu masih sempat-sempatnya berceloteh saat Kyuhyun masih sibuk dengan lehernya.

Setelah Kyuhyun merasa sudah kembali seperti semula, ia bangkit dan berkata,“Tapi… tapi jika kau tertangkap  selama pemeriksaan acak, kau biasanya meletakkannya kembali ke tempat biasanya begitu kau sampai ke kelas.” Ungkap Kyuhyun sedikit menegaskan dan tersenyum ke arah Liu.

Dengan cepat gadis itu kembali mencekikkan dasi Kyuhyun ke lehernya dan berkata kembali,“Dalam hal ini, aku akan melakukannya dengan ketat sehingga kau tidak akan dapat melonggarkan itu kembali.” lagi-lagi Kyuhyun berteriak kembali dan melakukan hal yang sama lagi seperti tadi.

“Kau orang yang benar-benar membuatku kagum.” Ujar seorang gadis dari arah pohon Cherry seraya melipatkan kedua tangannya di dada. Kyuhyun langsung menoleh ke arah suara itu.

Gadis itu adalah salah satu teman Liu tadi yang bernama Suzu. Suzu mengibaskan salah satu rambut kuncir duanya dengan berjalan mendekati Kyuhyun dan berkata,“Alasan bagi kami, Dewan Mahasiswa,adalah untuk mengambil tindakan. Mengatakan bahwa tindakan kita yang sia-sia hanya suatu cara bagi pemalas untuk lari dari cita-cita !”tukas Suzu, seketika Kyuhyun berdiri dengan muka datar.

“Aku benci orang karakter kecil sepertimu,” lanjut Suzu keras dan sanggar.
Seketika mereka terdiam. Lalu dengan tampang tanpa dosa, kyuhyun bertanya pada Liu dengan ekpresi datar,“Umm, siapa anak ini ?” seraya melirik ke arah bawah, tempat Suzu berdiri. Jelas kyuhyun bertanya? Melihat tubuh kecil suzu yang setinggi pinggangnya, secara tiba-tiba muncul dan berbicara layaknya orang-orang besar.

Mendengar itu, kepala Suzu langsung mengebu-ngebu asap,“Sialan kau! Kau mengatakan hal yang kau tidak harus katakan! Aku akan mengajarkanmu apa yang terjadi ketika kau meremahkanmu! Hiyaaaaa..” Suzu memasang ancang-ancang dan melompat tinggi untuk menerjang Kyuhyun dengan kakinya. Tapi bukanya kena, malah ia tidak cukup sampai untuk mengena secuil tubuh Kyuhyun, alhasil hanya sepatunya yang melayang dan menghantam wajah Kyuhyun.

“Dengarkan! Aku mungkin terlihat seperti ini, Tapi aku baik dalam sebuah loli.” Kata Suzu kencang dengan meletakkan sebelah tanganya di dada. (-kaya orang pas lagi nyanyiin lagu Garuda di dadaku-)
“Eh,Eung”Kyuhyun terlonjak kaget.

“Di atas itu, aku seorang mahasiswa yang kembali dari Negara asing dengan IQ 180 !! aku fasih berbahasa inggris, dan aku bisa melakukan perhitungan 10-digit dalam tidurku!! Karena bakat berhargaku, aku diangkat sebagai akuntan Dewan Siswa!! Apa sekarang ? apa kau masih akan memperlakukan aku seperti anak kecil ?!”

“Tapi kau mulai mengantuk pada jam 21.00” sela Liu dengan ekspresi datar.

“Kalau begitu, itu emang anak kecil.” Jawab Kyuhyun enteng dan ekspresi datar juga.

Suzu mengamuk lagi,“Sialan kau ! sialan sialan sialan sialan !”

“Nah, sekarang, kalian berdua…” ucap seorang gadis yang tiba-tiba datang menyebarkan aura-aura menyejukkan. Ia adalah salah satu teman Liu yang tadi juga. –bernama Aria.

Aria berjalan anggun ke arah mereka bertiga, dengan senyum tersirat di wajahnya, lalu berkata,“Kau seharusnya tidak mendapat kesulitan mahasiswa baru. Benar ?” seraya mengedipkan sebelah matanya ke arah Kyuhyun.

“Aria..”ucap Liu dan Suzu bersamaan.

Lalu Aria  mendekati Kyuhyun dan berdiri di depan Lelaki itu sambil mengatakan,“Aku minta maaf telah menahanmu..”

Kyuhyun tersenyum, mendengar gaya bicara Aria yang sedikit membawa suasana damai dalam dirinya,“Tidak kau menyelamatkanku..Terima kasih untuk menghentikan ini.”

“Bukan. Itu tampak menarik,jadi aku sedang menyaksikanmu dari bayang-bayang sepanjang waktu.” ungkap Aria dengan sumrigah lebar yang terpampang di wajahnya.

“Lupakan saja, dia tidak menyelamatkanku.” Gumam Kyuhyun pada dirinya sendiri.

“Ngomong-ngomong.. Aku tahu aku mengganti topik pembicaraan, tetapi mengapa kau memutuskan untuk menghadiri sekolah kita?” tanya Aria seraya mencodongkan badannya ke depan, membuat Kyuhyun sedikit bergeser  ke belakang.

“Eeeh? Yaaa.. karena dekat…?” jawabnya sambil memalingkan wajahnya ke samping.

“Jadi begitu. Aku pernah mendengar cerita tentang anak laki-laki datang ke sini dengan maksud untuk menciptakan kepopuleritasnya pada semua gadis di tempat ini, lalu ia akan mencampakannya. ”
“Sebuah kepopuleritas ?”Kyuhyun sedikit berpikir dan langsung membayangkan perkataan dari Aria. Setelah bayanganya berakhir ia langsung mengibas-ngibaskan tangannya ke depan, lalu berkata, “Tidak, Itu tidak mungkin –tidak mungkin.” dengan ekspresi datar.

“Tapi semua itu ada guna ada gunanya, kau lihat ? Siswa perempuan kami disini  adalah lesbian, setelah semuanya.” Ujar Aria dengan tersenyum dan menaruh telunjuk kanannya di pipi.

Seketika aura suram mengeliling Kyuhyun, matanya langsung tertuju melihat Liu. Penuh tanya tanya di sekeliling kepalanya. Wajahnya juga tampak menjijikan untuk dilihat.

“Dia menyukai Lelucon berat.. ngomong-ngomong, aku normal” ujar Liu datar, sedatar-datarnya.

Tiba-tiba lonceng pertanda masuk ke kelas berbunyi nyaring di sekeliling depan gedung sekolah ini.


To Be Continue.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar