Title : The Student Council Lecherous
Author : Kyupis (Piska)
Cast : Lee Liu Yeon , Cho Kyuhyun, Suzu Hagimura,
Aria, and Other.
Disclaimers : Ini hasil kerja keras saya sendiri,
dan terinspirasi dari sebuah Anime yang menurut saya punya genre Komedi abiss.
Tadinya mau bikin genre Komedi, tapi takutnya malah Aneh dan gak lucu sama
sekaliiii, makanya genrenya masih ngambang (__-__) alhasil jadinya begini deh
hoho Kasih masukannya yaaaah plus tinggalkan juga jejaknyaaa..
=-Story_In_Begin-=
Langit bersinar sangat cerah. Gedung pencakar langit
berjajar hampir membendungi kota ini. Kendaraan berlalu lalang dengan
kebisingan yang sangat jelas terdengar, serta Stasion kereta yang mulai padat oleh
sekumpulan manusia. Di sebuah rumah yang terlihat cukup elegan, dengan tumbuhan
hijau yang menghiasi perkarangan rumahnya, terdengar suara teriakan seorang
gadis yang terburu-buru.
“Kyuhyun oppa,
cepatlah!!” teriaknya terburu-buru.
“Ne” jawab
seorang lelaki yang bernama Kyuhyun itu, ia tampak berjalan keluar rumah dengan
perlahan. Menggunakan seragam sekolah serta membawa tas tentengan warna hitam,
sesekali lelaki itu terlihat menguap.
Tak jauh kyuhyun melangkah, seorang gadis kecil
berlari cepat keluar rumah gadis
itu adalah adiknya kyuhyun. Dengan rambut panjang yang di kuncir dua, serta
menggunakan seragam sekolah juga tapi berbeda dengannya.
“Kyuhyun oppa..”
panggilnya cepat.
Kyuhyun tidak berbalik,“Jangan khawatir-jangan
khawatir..” dengan mengibas-ngibaskan tangannya seraya masih melangkah
malas,“Stasiun ada disana.” Lanjutnya seraya menunjuk-nunjuk arah menuju
stasiun.
Adiknya mendesah kesal,“Itu bukan masalah disini.”ucapnya
berkacak pinggang.
***
Bunyi auman kereta menggema, dan hampir mendekati
stasiun. Suara langkah sepatu kyuhyun terdengar berirama pelan. Ia berjalan
menuju ke tempat penungguan kereta. Di stasiun itu, tampak sedikit orang yang
menunggu juga. Tak berapa lama menunggu, kereta yang ditunggu akhirnya tiba.
Kyuhyun hanya tersenyum .
“Lihat? Aku berhasil” gumam kyuhyun pada dirinya
sendiri, ketika kereta itu berhenti tepat di depannya.
Tidak membutuhkan waktu lama, pintu kereta itu akhirnya terbuka. Kyuhyun langsung
terlonjak kaget, karena didalam kereta itu penuh dengan gadis-gadis yang
menggunakan seragam sekolah yang sama dengannya. Terpaksa kyuhyun masuk ke
dalam kereta itu, dengan sedikit berdesak-desakan. Kedua tangannya terangkat ke
atas, karena takut dituduh melakukan pelecehan seksual di dalam kereta. Tasnya
ia sandangkan di sebelah bahu kirinya. Ekspresi wajahnya begitu suram dan
menyedihkan.
Tidak begitu lama, akhirnya kereta berhenti di
stasiun yang dekat dengan sekolahnya. Segerumbulan gadis-gadis itu mulai
berhamburan keluar kereta, hingga menyisakan beberapa orang -termasuk Kyuhyun.
dengan secepat kilat, kyuhyun sedikit berlari dari dalam kereta untuk keluar.
Sekolah Tinggi Swasta Akademi Ousai
Di depan
gedung sekolah, ada 3 Dewan Mahasiswa yang sedang berdiri di bawah pohon
cherry yang sedang mekar dan seperti sedang mengumumkan sesuatu.
“Sekolah Tinggi Swasta Akademi Ousai Aturan Nomor,
SATU! Tidak ada rahasia. Laporkan semuanya!” teriak seorang gadis yang tak lain
adalah ketua Dewan Mahasiswa di sekolah itu –ia bernama Lee Liu Yeon. Teriakannya
diiringin suara pluit yang bersuara seperti jangkrik, dan diakhirnya kata
‘SATU’ yang berakhir dengan suara gendang rebana dua ketukan. Suara pluit itu
ditiup oleh salah satu temannya, yang memiliki ukuran tubuh kecil dan pendek
–ia bernama Suzu Hagimura . Sedangkan suara gendangnya dipukul oleh salah satu
temannya juga yang memiki ukuran tubuh yang ideal dan senada dengan tingginya
–tingginya sama dengan Liu, ia bernama Aria. Hanya mereka bertiga disana.
Tidak berapa lama, sekolah itu sudah mulai ramai
dengan kedatangan siswa siswi yang sedang saling menyapa dengan siswi lain.
Seperti mengucapkan ‘Selama Pagi’. Diantaranya terlihat Kyuhyun seorang diri
berjalan menuju pintu gerbang sekolahnya.
“Tempat ini ramai dengan gadis-gadis.. Oh kalau
begitu.. aku memutuskan untuk menghadiri sekolah ini karena dekat dengan rumah,
tapi.. Tempat ini digunakan untuk menjadi sebuah sekolah anak perempuan.” Gumam
Kyuhyun pada dirinya sendiri seraya mengedarkan pandangannya kesekeliling.
Di depannya, tampak ada seorang gadis yang terlihat
sedang memperhatikan setiap siswa yang berangsur masuk ke dalam gedung sekolah
–siapa lagi kalau bukan Liu, sih ketua dewan Mahasiswa. Lalu mata Liu tertuju ke
arah Kyuhyun.
“Yakk!” teriak Liu tegas.
Spontan Kyuhyun menghentikan langkahnya. Liu
berteriak kembali,“Siswa laki-laki disana!” seraya menujuk-nunjuk ke arah
Kyuhyun.
Kyuhyun sedikit melotot dan kebingungan. Disaat itu
juga angin berhembus, membuat rambut panjang Liu ikut melayang-layang tertiup
angin.
“Kau.. seorang mahasiswa baru, bukan ?” tanya Liu
dengan suara sedikit pelan tapi masih terdengar oleh Kyuhyun.
“Ne.” jawab Kyuhyun sedikit menekuk bahunya.
Liu berjalan tegap menuju ke tempat Kyuhyun berdiri,
sedangkan Kyuhyun hanya terngangah dan mengedip-ngedipkan kedua matanya.
Daun-daun cherry berterbangan tertiup angin, membuat sekolah ini terlihat
begitu indah.
Setelah cukup dekat ia melangkah, Liu langsung
menampakkan wajah tegasnya dan berkata,“Kau tidak menggunakan seragammu dengan
benar!” seraya menunjuk Kyuhyun dengan ekspresi marah.
Kyuhyun hanya terngangah kembali.
“Kencangkan dasimu dengan benar!” perintah Liu
dengan kasar, “Ya Ampun. Itu benar-benar masalah bagiku ketika aku melihat
siswa saat ini yang berpikir bahwa ini gaya kasar yang tampak keren.
Ngomong-omong, Dasiku bagus dan ketat” lanjutnya dengan mengubah nada suaranya
sedikit pelan, namun masih tersirat tegas.
Kyuhyun hanya mengeluarkan kata “Hah” , tapi cukup
panjang. Kyuhyun tidak mengerti sama
sekali dengan semua perkataan Liu. Bingung ? itu pasti.
“Karena aku – Karena aku tidak –Karena aku tidak
ingin orang” kata Liu sepotong-potong tapi suaranya cukup Keras dan Membuncah-buncah
dan berkata kembali,“Karena aku tidak ingin orang mengiraku pelacur.” Ia mengatakan
itu dengan muka datar Seraya memutar-mutarkan tubuhnya dan mendekap dadanya
dengan satu tangan.
“Hah?yaa..” Kyuhyun sedikit berkeringat akibat
bingung dengan Ketua Dewan sekolah ini.
“Kalau begitu,memakai seragam sekolahmu longgar dan itu
melanggar peraturan sekolah.” Liu melibatkan kedua tangannya ke dada dan
beridiri bak pemilik sekolah ini.
“Benar” kyuhyun terlihat loyoh dan berucap malas,
hanya kata-kata singkat yang bisa ia jawab.
Liu melangkah lebih dekat lagi ke arah Kyuhyun dan
berkata,“Aku akan merapihkannya untukmu.”
Lagi-lagi kyuhyun
berde’hah’. Sudah berapa kali ia terus begitu.
Tangan Liu mulai memegang dasi Kyuhyun,“Tapi secara
bersamaan… aku akan memulai hukuman karena melanggar aturan sekolah” ucap Liu
disela-sela ia menarik dasi Kyuhyun sampai mencekik leher lelaki itu. Kyuhyun
seketika berteriak kencang. Ia terjatuh lemas sambil memegangi lehernya. Liu
berkacak pinggang melihat Kyuhyun yang menarik napas dan mengeluarkannya secara
cepat. Bagaimana tidak? Secara, dasi itu
mencekik lehernya dan menguras pernapasan dari tenggorokan Kyuhyun.
“Kita semua akan dapat menikmati suasana yang baik
dalam kelas. Jika setiap siswa akan menghadiri mereka dengan berpakaian rapi.”
Liu masih sempat-sempatnya berceloteh saat Kyuhyun masih sibuk dengan lehernya.
Setelah Kyuhyun merasa sudah kembali seperti semula,
ia bangkit dan berkata,“Tapi… tapi jika kau tertangkap selama pemeriksaan acak, kau biasanya
meletakkannya kembali ke tempat biasanya begitu kau sampai ke kelas.” Ungkap
Kyuhyun sedikit menegaskan dan tersenyum ke arah Liu.
Dengan cepat gadis itu kembali mencekikkan dasi
Kyuhyun ke lehernya dan berkata kembali,“Dalam hal ini, aku akan melakukannya
dengan ketat sehingga kau tidak akan dapat melonggarkan itu kembali.” lagi-lagi
Kyuhyun berteriak kembali dan melakukan hal yang sama lagi seperti tadi.
“Kau orang yang benar-benar membuatku kagum.” Ujar
seorang gadis dari arah pohon Cherry seraya melipatkan kedua tangannya di dada.
Kyuhyun langsung menoleh ke arah suara itu.
Gadis itu adalah salah satu teman Liu tadi yang
bernama Suzu. Suzu mengibaskan salah satu rambut kuncir duanya dengan berjalan
mendekati Kyuhyun dan berkata,“Alasan bagi kami, Dewan Mahasiswa,adalah untuk
mengambil tindakan. Mengatakan bahwa tindakan kita yang sia-sia hanya suatu
cara bagi pemalas untuk lari dari cita-cita !”tukas Suzu, seketika Kyuhyun
berdiri dengan muka datar.
“Aku benci orang karakter kecil sepertimu,” lanjut
Suzu keras dan sanggar.
Seketika mereka terdiam. Lalu dengan tampang tanpa
dosa, kyuhyun bertanya pada Liu dengan ekpresi datar,“Umm, siapa anak ini ?”
seraya melirik ke arah bawah, tempat Suzu berdiri. Jelas kyuhyun bertanya?
Melihat tubuh kecil suzu yang setinggi pinggangnya, secara tiba-tiba muncul dan
berbicara layaknya orang-orang besar.
Mendengar itu, kepala Suzu langsung mengebu-ngebu
asap,“Sialan kau! Kau mengatakan hal yang kau tidak harus katakan! Aku akan
mengajarkanmu apa yang terjadi ketika kau meremahkanmu! Hiyaaaaa..” Suzu
memasang ancang-ancang dan melompat tinggi untuk menerjang Kyuhyun dengan
kakinya. Tapi bukanya kena, malah ia tidak cukup sampai untuk mengena secuil
tubuh Kyuhyun, alhasil hanya sepatunya yang melayang dan menghantam wajah
Kyuhyun.
“Dengarkan! Aku mungkin terlihat seperti ini, Tapi
aku baik dalam sebuah loli.” Kata Suzu kencang dengan meletakkan sebelah
tanganya di dada. (-kaya orang pas lagi nyanyiin lagu Garuda di dadaku-)
“Eh,Eung”Kyuhyun terlonjak kaget.
“Di atas itu, aku seorang mahasiswa yang kembali
dari Negara asing dengan IQ 180 !! aku fasih berbahasa inggris, dan aku bisa
melakukan perhitungan 10-digit dalam tidurku!! Karena bakat berhargaku, aku
diangkat sebagai akuntan Dewan Siswa!! Apa sekarang ? apa kau masih akan
memperlakukan aku seperti anak kecil ?!”
“Tapi kau mulai mengantuk pada jam 21.00” sela Liu
dengan ekspresi datar.
“Kalau begitu, itu emang anak kecil.” Jawab Kyuhyun
enteng dan ekspresi datar juga.
Suzu mengamuk lagi,“Sialan kau ! sialan sialan
sialan sialan !”
“Nah, sekarang, kalian berdua…” ucap seorang gadis yang
tiba-tiba datang menyebarkan aura-aura menyejukkan. Ia adalah salah satu teman
Liu yang tadi juga. –bernama Aria.
Aria berjalan anggun ke arah mereka bertiga, dengan
senyum tersirat di wajahnya, lalu berkata,“Kau seharusnya tidak mendapat
kesulitan mahasiswa baru. Benar ?” seraya mengedipkan sebelah matanya ke arah
Kyuhyun.
“Aria..”ucap Liu dan Suzu bersamaan.
Lalu Aria
mendekati Kyuhyun dan berdiri di depan Lelaki itu sambil mengatakan,“Aku
minta maaf telah menahanmu..”
Kyuhyun tersenyum, mendengar gaya bicara Aria yang
sedikit membawa suasana damai dalam dirinya,“Tidak kau menyelamatkanku..Terima
kasih untuk menghentikan ini.”
“Bukan. Itu tampak menarik,jadi aku sedang
menyaksikanmu dari bayang-bayang sepanjang waktu.” ungkap Aria dengan sumrigah
lebar yang terpampang di wajahnya.
“Lupakan saja, dia tidak menyelamatkanku.” Gumam
Kyuhyun pada dirinya sendiri.
“Ngomong-ngomong.. Aku tahu aku mengganti topik
pembicaraan, tetapi mengapa kau memutuskan untuk menghadiri sekolah kita?”
tanya Aria seraya mencodongkan badannya ke depan, membuat Kyuhyun sedikit
bergeser ke belakang.
“Eeeh? Yaaa.. karena dekat…?” jawabnya sambil
memalingkan wajahnya ke samping.
“Jadi begitu. Aku pernah mendengar cerita tentang
anak laki-laki datang ke sini dengan maksud untuk menciptakan kepopuleritasnya
pada semua gadis di tempat ini, lalu ia akan mencampakannya. ”
“Sebuah kepopuleritas ?”Kyuhyun sedikit berpikir dan
langsung membayangkan perkataan dari Aria. Setelah bayanganya berakhir ia
langsung mengibas-ngibaskan tangannya ke depan, lalu berkata, “Tidak, Itu tidak
mungkin –tidak mungkin.” dengan ekspresi datar.
“Tapi semua itu ada guna ada gunanya, kau lihat ?
Siswa perempuan kami disini adalah
lesbian, setelah semuanya.” Ujar Aria dengan tersenyum dan menaruh telunjuk
kanannya di pipi.
Seketika aura suram mengeliling Kyuhyun, matanya
langsung tertuju melihat Liu. Penuh tanya tanya di sekeliling kepalanya.
Wajahnya juga tampak menjijikan untuk dilihat.
“Dia menyukai Lelucon berat.. ngomong-ngomong, aku
normal” ujar Liu datar, sedatar-datarnya.
Tiba-tiba lonceng pertanda masuk ke kelas berbunyi
nyaring di sekeliling depan gedung sekolah ini.
To Be Continue..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar